بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَهُمْ مِّنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُوْنَ ﴿٤٩﴾
allażīna yakhsyauna rabbahum bil-gaibi wa hum minas-sā'ati musyfiqụn
(Yaitu) orang-orang yang takut (azab) Tuhannya, sekalipun mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari Kiamat.
Tafsir Surah Al-Anbiya Ayat: 49
*Allah menyifati mereka yang bertakwa melalui firman-Nya, yaitu:
الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ
( orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedangkan mereka tidak melihat-Nya. ) (Al-Anbiya, 21:49)
Sama halnya dengan firman Allahﷻ yang mengatakan:
مَنْ خَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِالْغَيْبِ وَجَاۤءَ بِقَلْبٍ مُّنِيْبٍ
( (Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, sedangkan Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertobat. ) (Qaf, 50:33)
اِنَّ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ
( Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. ) (Al-Mulk, 67:12)
Adapun firman Allahﷻ:
وَهُمْ مِّنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُوْنَ
( dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat. ) (Al-Anbiya, 21:49)
Maksudnya, takut dan gentar terhadapnya.