بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرٰىةِ وَلِاُحِلَّ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِيْ حُرِّمَ عَلَيْكُمْ وَجِئْتُكُمْ بِاٰيَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْۗ فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ﴿٥٠﴾
wa muṣaddiqal limā baina yadayya minat-taurāti wa li`uḥilla lakum ba'ḍallażī ḥurrima 'alaikum wa ji`tukum bi`āyatim mir rabbikum, fattaqullāha wa aṭī'ụn
Dan sebagai seorang yang membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan agar aku menghalalkan bagi kamu sebagian dari yang telah diharamkan untukmu. Dan aku datang kepadamu membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsir Surah Ali `Imran Ayat: 50
Firman Allahﷻ:
وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرٰىةِ
( jika kalian sungguh-sungguh beriman, dan (aku datang kepada kalian) membenarkan Taurat yang datang sebelumku. ) (Ali Imran, 3:49-3:50)
Yaitu mengakui dan mengukuhkannya.
وَلِاُحِلَّ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِيْ حُرِّمَ عَلَيْكُمْ
( Dan untuk menghalalkan bagi kalian sebagian yang telah diharamkan untuk kalian. ) (Ali Imran, 3:50)
*Di dalam ayat ini terkandung pengertian yang menunjukkan bahwa Nabi Isa me-nasakh (merevisi) sebagian dari syariat Taurat. Hal ini merupakan pendapat yang sahih (benar) di antara kedua pendapat mengenainya.
*Di antara ulama ada yang mengatakan bahwa Nabi Isa sama sekali tidak me-nasakh sesuatu hukum pun yang ada di dalam kitab Taurat, melainkan hanya menghalalkan bagi mereka sebagian hal yang diperselisihkan di antara mereka karena kesalahpahaman mereka, lalu Isa datang menyingkapkan duduk masalah yang sebenarnya. Seperti yang disebutkan dalam ayat lainnya, yaitu :
وَلَمَّا جَاۤءَ عِيْسٰى بِالْبَيِّنٰتِ قَالَ قَدْ جِئْتُكُمْ بِالْحِكْمَةِ وَلِاُبَيِّنَ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِيْ تَخْتَلِفُوْنَ فِيْهِ فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ
( Dan ketika Isa datang membawa keterangan, dia berkata, "Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa hikmah dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu perselisihkan, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. ) (Az-Zukhruf, 43:63)
Kemudian Allahﷻ berfirman:
وَجِئْتُكُمْ بِاٰيَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ
( dan aku datang kepada kalian dengan membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhan kalian. ) (Ali Imran, 3:50)
*Yakni berupa hujah dan dalil yang membuktikan kebenaran dari apa yang aku katakan kepada kalian.