بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
يَّقُوْلُ اَىِٕنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِيْنَ ﴿٥٢﴾
yaqụlu a innaka laminal-muṣaddiqīn
yang berkata, “Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
Tafsir Surah As-Saffat Ayat: 52
*( 51-52. ) Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan QARĪN ialah setan.
*Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas£, bahwa yang dimaksud adalah teman yang musyrik, dia menjadi teman orang mukmin ketika di dunianya.
*Tidak ada pertentangan antara pendapat Mujahid dan Ibnu Abbas, karena sesungguhnya setan itu adakalanya dari makhluk jin yang suka menggoda jiwa manusia, adakalanya pula dari kalangan manusia sendiri yang dapat berkomunikasi dengannya. Kedua qarin itu saling bantu.
Allahﷻ berfirman:
يُوْحِيْ بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوْرًا
( sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). ) (Al-An'am, 6:112)
*Masing-masing dari qarin tersebut selalu menggoda, sebagaimana yang disebutkan oleh firman-Nya:
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەالْخَنَّاسِ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
( dari kejahatan (bisikan) setan yang bisa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia dari (golongan) jin dan manusia. ) (An-Nas, 114:4-114:6)
Karena itulah disebutkan dalam surat ini oleh firman-Nya:
قَالَ قَاۤىِٕلٌ مِّنْهُمْ اِنِّيْ كَانَ لِيْ قَرِيْنٌ يَّقُوْلُ اَىِٕنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِيْنَ
( Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman, yang berkata, 'Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?' ) (Ash-Shaffat, 37:51-37:52)
Yakni apakah engkau percaya dengan adanya hari berbangkit dan hari penghisaban serta hari pembalasan. Dia mengatakannya dengan nada heran, tidak percaya, dan menganggap mustahil, serta ingkar terhadapnya.