بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
اِنَّ هٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهٗ مِنْ نَّفَادٍۚ ﴿٥٤﴾
inna hāżā larizqunā mā lahụ min nafād
Sungguh, inilah rezeki dari Kami yang tidak ada habis-habisnya.
Tafsir Surah Sad Ayat: 54
*Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:
مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ وَمَا عِنْدَ اللّٰهِ بَاقٍ
( Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. ) (An-Nahl, 16:96)
عَطَاۤءً غَيْرَ مَجْذُوْذٍ
( sebagai karunia yang tiada putus-putusnya. ) (Hud, 11:108)
Dan firman Allahﷻ:
لَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍ
( bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. ) (Fushshilat, 41:8 Al-Insyiqaq, 84:25)
Yakni tiada putus-putusnya.
Sama pula dengan firman-Nya:
اُكُلُهَا دَاۤىِٕمٌ وَّظِلُّهَا تِلْكَ عُقْبَى الَّذِيْنَ اتَّقَوْا وَّعُقْبَى الْكٰفِرِيْنَ النَّارُ
( buahnya tiada henti-hentinya, sedangkan naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedangkan tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. ) (Ar-Ra'd, 13:35)
Dan ayat-ayat lainnya yang semakna masih banyak.