بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
كَذٰلِكَۗ وَزَوَّجْنٰهُمْ بِحُوْرٍ عِيْنٍۗ ﴿٥٤﴾
każālik, wa zawwajnāhum biḥụrin 'īn
demikianlah, kemudian Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.
Tafsir Surah Ad-Dukhan Ayat: 54
*Yakni di samping pemberian tersebut, juga Kami berikan kepada mereka istri-istri yang cantik-cantik dari bidadari-bidadari yang bermata jeli, yang
لَمْ يَطْمِثْهُنَّ اِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَاۤنٌّ
( tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. ) (Ar-Rahman, 55:56)
كَاَنَّهُنَّ الْيَاقُوْتُ وَالْمَرْجَانُ
Seakan-akan bidadari itu permata yaqut dan marjan. (Ar-Rahman, 55:58)
هَلْ جَزَاۤءُ الْاِحْسَانِ اِلَّا الْاِحْسَانُ
( Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). ) (Ar-Rahman, 55:60)
*Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Nuh ibnu Habib, telah menceritakan kepada kami Nasr ibnu Muzahim Al-Attar, telah menceritakan kepada kami Umar ibnu Sa'd, dari seorang lelaki, dari Anas£ yang me-rafa'-kannya, "Seandainya seorang bidadari meludah di lautan yang luas, niscaya air laut itu menjadi tawar karena keharuman air ludahnya.