Tafsir Al-Qur'an Surah An-Najm Ayat 58

Tafsir Al-Qur'an Surah An-Najm Ayat 58

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


لَيْسَ لَهَا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ كَاشِفَةٌ ۗ ﴿٥٨

laisa lahā min dụnillāhi kāsyifah

Tidak ada yang akan dapat mengungkapkan (terjadinya hari itu) selain Allah.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah An-Najm Ayat: 58
*Artinya, kalau demikian tiada yang dapat menolaknya selain hanya Allah, dan tiada yang dapat mengetahui saatnya kecuali hanya Dia.

*An-Nazir artinya pemberi peringatan yang telah menyaksikan keburukan yang dikhawatirkan akan menimpa manusia yang diberi peringatan olehnya. Seperti yang disebutkan di dalam firman Allahﷻ dalam ayat yang lain yaitu:

اِنْ هُوَ اِلَّا نَذِيْرٌ لَّكُمْ بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيْدٍ
( Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras. ) (Saba, 34:46)

*Di dalam hadis disebutkan bahwa Nabiﷺ pernah bersabda:

اَنَا۠ النَّذِيْرُ الْعُرْيَانُ
( Aku adalah pemberi peringatan yang tak sempat berpakaian. )

*Dikatakan demikian karena dia tergesa-gesa melihat kerasnya azab yang telah disaksikannya sehingga tidak sempat mengenakan sesuatu dari pakaiannya, dan langsung memberikan peringatan kepada kaumnya sebelum datangnya siksaan itu. Akhirnya dia datang kepada mereka dalam keadaan telanjang saking terburu-burunya. Pengertian ini senada dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya: ( Telah dekat terjadinya hari kiamat. ) (An-Najm, 53:57)

*Telah dekat hari yang sudah dekat itu, yakni hari kiamat. Ayat ini juga semakna dengan apa yang disebutkan dalam permulaan surat sesudah surat ini, yaitu melalui firman-Nya:

اِقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ
( Telah dekat (datangnya) saat itu (kiamat). ) (Al-Qamar, 54:1)

*Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Anas ibnu Iyad, telah menceritakan kepadaku Abu Hatim, yang menurut Imam Ahmad pasti dari Sahl ibnu Sa'd yang mengatakan bahwa Rasulullahﷺ pernah bersabda:

اِيَّاكُمْ وَمُحَقَّرَاتِ الذُّنُوْبِ فَاِنَّمَا مَثَلُ مُحَقَّرَاتِ الذُّنُوْبِ كَمَثَلِ قَوْمٍ نَزَلُوْا بِبَطْنِ وَادٍ فَجَاءَ ذَا بِعُوْدٍ وَجَاءَ ذَا بِعُوْدٍ حتّٰى اَنْضَجُوْا خُبْزَتَهُمْ وَاِنَّ مُحَقَّرَاتِ الذُّنُوْبِ مَتٰى يُؤْخَذْ بِهَا صَاحِبُهَا تُهْلِكْهُ
( "Hati-hatilah kalian terhadap dosa-dosa kecil, karena sesungguhnya perumpamaan dosa-dosa kecil itu sama dengan suatu kaum yang beristirahat di suatu lembah, maka datanglah seseorang dengan membawa sebatang kayu dan seseorang lagi dengan membawa sebatang kayu, hingga akhirnya mereka dapat memasak roti mereka. Dan sesungguhnya dosa-dosa kecil itu bila pelakunya dihukum karenanya, pastilah dapat membinasakannya. )

*Abu Hazim mengatakan bahwa Rasulullahﷺ telah bersabda. Abu Nadrah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui hadis ini diriwayatkan melainkan dari Sahl ibnu Sa'd. Disebutkan seperti berikut:

مَثَلِيْ وَمَثَلُ السَّاعَةِ كَهَاتَيْنِ
( "Perumpamaan antara aku dan hari kiamat adalah seperti kedua jari ini. )

*Beliauﷺ bersabda demikian seraya memisahkan di antara kedua jarinya, yaitu jari tengah dan jari telunjuknya. Kemudian Rasulullahﷺ bersabda pula:

مَثَلِيْ وَمَثَلُ السَّاعَةِ كَمَثَلِ فَرَسَيْ رِهَانٍ
( "Perumpamaan antara aku dan hari kiamat sama dengan (jarak) di antara dua kuda (yang sama-sama kencang) dalam perlombaan balapan. )

Kemudian Rasulullahﷺ bersabda lagi:

مَثَلِيْ وَمَثَلُ السَّاعَةِ كَمَثَلِ رَجُلٍ بَعَثَهٗ قَوْمُهٗ طَلِيْعَةً فَلَمَّا خَشِيَ اَنْ يُسْبَقَ اَلَاحَ بِثَوْبِهٖ اُتِيْتُمْ اُتِيْتُمْ
( "Perumpamaanku dan hari kiamat sama dengan seorang lelaki yang dikirim oleh kaumnya untuk mengintai di hadapan mereka. Ketika lelaki itu merasa takut akan kedahuluan, maka ia mengibarkan bajunya yang berarti bahwa kalian diserang, kalian diserang (musuh). Lalu beliauﷺ bersabda, "Akulah lelaki itu. )

*Masih banyak lagi syahid dan bukti yang menguatkannya dari berbagai jalur yang terdapat di dalam himpunan hadis-hadis sahih dan hasan.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar