بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
بَلْ قُلُوْبُهُمْ فِيْ غَمْرَةٍ مِّنْ هٰذَا وَلَهُمْ اَعْمَالٌ مِّنْ دُوْنِ ذٰلِكَ هُمْ لَهَا عَامِلُوْنَ ﴿٦٣﴾
bal qulụbuhum fī gamratim min hāżā wa lahum a'mālum min dụni żālika hum lahā 'āmilụn
Tetapi, hati mereka (orang-orang kafir) itu dalam kesesatan dari (memahami Al-Qur'an) ini, dan mereka mempunyai (kebiasaan banyak mengerjakan) perbuatan-perbuatan lain (buruk) yang terus mereka kerjakan.
Tafsir Surah Al-Mu’minun Ayat: 63
*Kemudian Allah berfirman mengingkari orang-orang kafir dan orang-orang musyrik dari kalangan Quraisy:
بَلْ قُلُوْبُهُمْ فِيْ غَمْرَةٍ
( Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan. ) (Al-Mu'minun, 23:63)
Yakni tenggelam di dalam kesesatannya.
مِنْ هٰذَا
( Dari (memahami kenyataan) ini. ) (Al-Mu'minun, 23:63)
Maksudnya, dari memahami Al-Qur'an yang diturunkan kepada Rasulullahﷺ
*******
Firman Allahﷻ:
وَلَهُمْ اَعْمَالٌ مِّنْ دُوْنِ ذٰلِكَ هُمْ لَهَا عَامِلُوْنَ
( dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain dari itu, mereka tetap mengerjakannya. ) (Al-Mu'minun, 23:63)
*Al-Hakam ibnu Aban telah meriwayatkan dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan selain dari itu. ) (Al-Mu'minun, 23:63) Yakni perbuatan-perbuatan yang buruk selain dari kemusyrikannya itu. ( mereka tetap mengerjakannya. ) (Al-Mu'minun, 23:63) Artinya, mereka harus mengerjakannya.
*Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid dan Al-Hasan serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang.
*Sedangkan ulama lainnya mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain dari itu, mereka tetap mengerjakannya. ) (Al-Mu'minun, 23:63) Yaitu telah tercatat atas mereka perbuatan-perbuatan buruk yang harus mereka kerjakan sebelum mereka mati, sebagai suatu kepastian, agar mereka berhak mendapat azab Allah.
*Hal yang semisal telah diriwayatkan melalui Muqatil ibnu Hayyan, As-Saddi, dan Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam.
Pendapat inilah yang menang, kuat, lagi baik.
*Dalam pembahasan terdahulu telah disebutkan hadis Ibnu Mas'ud yang mengatakan: "Maka demi Tuhan yang tidak ada Tuhan selain Dia, sesungguhnya seorang laki-laki benar-benar mengamalkan perbuatan ahli surga, sehingga tiada jarak antara dia dan surga selain satu hasta, tetapi- ketetapan takdir telah mendahuluinya, akhirnya ia mengerjakan perbuatan ahli neraka dan ia dimasukkan ke dalam neraka.