بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
حَتّٰٓى اِذَآ اَخَذْنَا مُتْرَفِيْهِمْ بِالْعَذَابِ اِذَا هُمْ يَجْـَٔرُوْنَ ۗ ﴿٦٤﴾
ḥattā iżā akhażnā mutrafīhim bil-'ażābi iżā hum yaj`arụn
Sehingga apabila Kami timpakan siksaan kepada orang-orang yang hidup bermewah-mewah di antara mereka, seketika itu mereka berteriak-teriak meminta tolong.
Tafsir Surah Al-Mu’minun Ayat: 64
Yakni hingga manakala orang-orang yang hidup mewah di antara mereka kedatangan azab Allah dan pembalasan-Nya yang menimpa mereka.
اِذَا هُمْ يَجْـَٔرُوْنَ
( dengan serta-merta mereka memekik minta tolong. ) (Al-Mu'minun, 23:64)
Yaitu menjerit dan meminta tolong, seperti pengertian yang terdapat di dalam firman Allahﷻ yang mengatakan:
وَذَرْنِيْ وَالْمُكَذِّبِيْنَ اُولِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيْلًا اِنَّ لَدَيْنَآ اَنْكَالًا وَّجَحِيْمًا
( Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan dan beritangguhlah mereka barang sebentar Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang besar dan neraka yang menyala-nyala. ) (Al-Muzzammil, 73:11-73:12)
Dan firman Allahﷻ:
كَمْ اَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِّنْ قَرْنٍ فَنَادَوْا وَّلَاتَ حِيْنَ مَنَاصٍ
( Berapa banyaknya umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong, padahal (waktu itu) bukanlah saat lari untuk melepaskan diri. ) (Shad, 38:3)