Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Waqi’ah Ayat 65

Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Waqi’ah Ayat 65

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


لَوْ نَشَاۤءُ لَجَعَلْنٰهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُوْنَۙ ﴿٦٥

lau nasyā`u laja'alnāhu huṭāman fa ẓaltum tafakkahụn

Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang,


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Al-Waqi’ah Ayat: 65
Firman Allahﷻ:

لَوْ نَشَاۤءُ لَجَعَلْنٰهُ حُطَامًا
( Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur. ) (Al-Waqi'ah, 56:65)

Yakni Kamilah yang menumbuhkannya dengan belas kasihan dan rahmat Kami, dan Kami membiarkannya tumbuh untuk kalian sebagai rahmat dari Kami buat kalian; dan sekiranya Kami menghendaki, bisa saja Kami jadikan ia kering sebelum masa kemasakan dan musim panennya.

فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُوْنَ
( maka jadilah kamu heran tercengang. ) (Al-Waqi'ah, 56:65)

*Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( maka jadilah kamu heran tercengang. ) (Al-Waqi'ah, 56:65) Yakni merasa heran terhadap kenyataan yang ada.

*Mujahid mengatakan pula sehubungan dengan makna firman-Nya: ( maka jadilah kamu heran tercengang. ) (Al-Waqi'ah, 56:65) Yaitu merasa terkejut dan sedih terhadap musibah yang menimpa tanam-tanaman kalian. Pengertian ini senada dengan pendapat yang pertama yaitu merasa heran dengan penyebab yang menimbulkan musibah pada harta mereka. Pendapat inilah yang dipilih oleh Ibnu Jarir.

*Ikrimah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: ( maka jadilah kamu heran tercengang. ) (Al-Waqi'ah, 56:65) Maksudnya, saling mencela.

*Al-Hasan, Qatadah, dan As-Saddi mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( maka jadilah kamu heran tercengang. ) (Al-Waqi'ah, 56:65) Yakni kalian merasa menyesal, yang adakalanya menyesali biaya yang telah kalian keluarkan, atau menyesali dosa-dosa yang pernah kalian kerjakan.

*Imam Kisa'i mengatakan bahwa ( tafakkaha ) termasuk lafaz yang mempunyai dua arti yang satu sama lainnya bertentangan. Orang-orang Arab mengatakan, "Tafakkahtu artinya aku senang, dan tafakkahtu bisa juga diartikan aku sedih.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar