بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ اِنَّ الَّذِيْنَ يَفْتَرُوْنَ عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُوْنَۗ ﴿٦٩﴾
qul innallażīna yaftarụna 'alallāhil-każiba lā yufliḥụn
Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung.”
Tafsir Surah Yunus Ayat: 69
*( 69-70. ) Kemudian Allah mengancam orang-orang yang berdusta terhadap-Nya lagi berani membuat kebohongan terhadap-Nya dari kalangan orang-orang yang mendakwakan bahwa Allah mempunyai anak, bahwa mereka tidak beruntung di dunia dan di akhiratnya. Adapun di dunia, Allah memenuhi semua cita-cita mereka dan membuat mereka senang sebentar. ( kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras. ) (Luqman, 31:24)
Dan dalam surat ini disebutkan melalui firman-Nya:
مَتَاعٌ فِى الدُّنْيَا
( (Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia. ) (Yunus, 10:70)
Maksudnya, dalam waktu yang pendek selama mereka hidup di dunia.
ثُمَّ اِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ
( kemudian kepada Kamilah mereka kembali. ) (Yunus, 10:70)
Yakni kelak di hari kiamat.
ثُمَّ نُذِيْقُهُمُ الْعَذَابَ الشَّدِيْدَ
( kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang berat. ) (Yunus, 10:70)
Yaitu siksa yang menyakitkan lagi sangat pedih.
بِمَا كَانُوْا يَكْفُرُوْنَ
( disebabkan kekafiran mereka. ) (Yunus, 10:70)
Yakni disebabkan kekufuran, kedustaan, dan buatan-buatan mereka terhadap Allah dalam dakwaan mereka yang bohong lagi keji itu.