بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَاَ اِبْرٰهِيْمَ ۘ ﴿٦٩﴾
watlu 'alaihim naba`a ibrāhīm
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
Tafsir Surah Asy-Syu`ara` Ayat: 69
*( 69-70. ) Allahﷻ menceritakan perihal hamba, rasul, dan kekasih-Nya (yaitu Ibrahim, pemimpin orang-orang hanif). Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya (yakni Nabi Muhammadﷺ) untuk membacakan kepada umatnya kisah ini agar mereka mengikuti jejaknya dalam hal keikhlasan, tawakal, dan menyembah Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya; serta berlepas diri dari kemusyrikan dan para pengikutnya. Karena sesungguhnya Allahﷻ telah memberikan petunjuk-Nya kepada Ibrahim sejak dia masih kecil, lalu berlanjut sampai usia tuanya. Sesungguhnya Ibrahim sejak tumbuh dewasa mengingkari perbuatan kaumnya yang menyembah berhala di samping Allahﷻ Maka ia berkata kepada ayahnya dan kaumnya:
اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَا تَعْبُدُوْنَ
( Apakah yang kalian sembah? ) (Asy-Syu'ara', 26:70)
Artinya, apakah berhala-berhala yang kalian sembah ini?