بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
لَوْ نَشَاۤءُ جَعَلْنٰهُ اُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُوْنَ ﴿٧٠﴾
lau nasyā`u ja'alnāhu ujājan falau lā tasykurụn
Sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami menjadikannya asin, mengapa kamu tidak bersyukur?
Tafsir Surah Al-Waqi’ah Ayat: 70
Firman Allah:
لَوْ نَشَاۤءُ جَعَلْنٰهُ اُجَاجًا
( Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin. ) (Al-Waqi'ah, 56:70)
Maksudnya, menjadi asin lagi pahit, tidak layak untuk diminum dan tidak layak untuk pengairan tanaman.
فَلَوْلَا تَشْكُرُوْنَ
( maka mengapakah kamu tidak bersyukur? ) (Al-Waqi'ah, 56:70)
Yakni mengapa kalian tidak mensyukuri nikmat Allah kepada kalian karena Dia telah menurunkannya kepada kalian tawar dan enak diminum?
لَكُمْ مِّنْهُ شَرَابٌ وَّمِنْهُ شَجَرٌ فِيْهِ تُسِيْمُوْنَ. يُنْبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُوْنَ وَالنَّخِيْلَ وَالْاَعْنَابَ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
( untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. ) (An-Nahl, 16:10-16:11)
*Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Usman ibnu Sa'id ibnu Murrah, telah menceritakan kepada kami Fudail ibnu Marzuq, dari Jabir, dari Abu Ja'far, dari Nabiﷺ, bahwa beliau apabila usai dari minumnya membaca doa berikut:
الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي سَقَانَا عَذْبًا فُرَاتًا بِرَحْمَتِهٖ وَلَمْ يَجْعَلْهُ مِلْحًا اُجَاجًا بِذُنُوْبِنَا
( Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami minum air yang tawar lagi menyegarkan berkat rahmat-Nya, dan tidak menjadikannya asin lagi pahit karena dosa-dosa kami. )