بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَمَنْ كَانَ فِيْ هٰذِهٖٓ اَعْمٰى فَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ اَعْمٰى وَاَضَلُّ سَبِيْلًا ﴿٧٢﴾
wa mang kāna fī hāżihī a'mā fa huwa fil-ākhirati a'mā wa aḍallu sabīlā
Dan barang siapa buta (hatinya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang benar).
Tafsir Surah Al-Isra` Ayat: 72
Firman Allahﷻ:
وَمَنْ كَانَ فِيْ هٰذِهٖٓ اَعْمٰى
( dan barang siapa yang buta (hatinya) di dunia ini. ) (Al-Isra, 17:72)
*Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah serta Ibnu Zaid mengatakan bahwa yang dimaksud ialah di dalam kehidupan dunia ini. Dan yang dimaksud dengan buta ialah buta terhadap hujah Allah, tanda-tanda kebesaranNya, dan keterangan-keterangan dari-Nya.
فَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ اَعْمٰى
( niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta. ) (Al-Isra, 17:72)
Maksudnya, demikian pula keadaannya, yakni buta pula.
وَاَضَلُّ سَبِيْلًا
( dan lebih sesat dari jalan (yang benar). ) (Al-Isra, 17:72)
Yakni jauh lebih sesat dari apa yang dialaminya di dunia. Semoga Allah melindungi kita dari hal seperti ini.