Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hajj Ayat 74

Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hajj Ayat 74

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


مَا قَدَرُوا اللّٰهَ حَقَّ قَدْرِهٖۗ اِنَّ اللّٰهَ لَقَوِيٌّ عَزِيْزٌ ﴿٧٤

mā qadarullāha ḥaqqa qadrih, innallāha laqawiyyun 'azīz

Mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Al-Hajj Ayat: 74
Kemudian dalam firman selanjutnya disebutkan:

مَا قَدَرُوا اللّٰهَ حَقَّ قَدْرِهٖ
( Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. ) (Al-Hajj, 22:74)

Maksudnya, mereka tidak mengetahui tentang kekuasaan Allah dan kebesaran-Nya saat mereka menyembah selain-Nya di samping Dia dibandingkan dengan berhala-berhala yang tidak mampu mempertahankan diri terhadap lalat yang menyerangnya karena berhala-berhala itu lemah dan tidak mempunyai kekuatan apa pun.

اِنَّ اللّٰهَ لَقَوِيٌّ عَزِيْزٌ
( Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuat lagi Mahaperkasa. ) (Al-Hajj, 22:74)

Yakni Dia Mahakuat yang dengan kekuasaan serta kekuatan-Nya menciptakan segala sesuatu.

وَهُوَ الَّذِيْ يَبْدَؤُا الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُهٗ وَهُوَ اَهْوَنُ عَلَيْهِ
( Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya. ) (Ar-Rum, 30:27)

اِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيْدٌ. اِنَّهٗ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيْدُ
( Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras. Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). ) (Al-Buruj, 85:12-85:13)

اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ
( Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi sangat kokoh. ) (Adz-Dzariyat, 51:58)

Adapun firman Allahﷻ:

عَزِيْزٌ
( lagi Mahaperkasa. ) (Al-Hajj, 22:74)

Artinya, Dia Mahaperkasa atas segala sesuatu. Maka Dia mengalahkan dan menundukkannya, tiada yang dapat mencegah dan tiada yang dapat menang atas-Nya, berkat kebesaran dan kekuasaan-Nya. Dialah Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar