Tafsir Al-Qur'an Surah Ya Sin Ayat 75

Tafsir Al-Qur'an Surah Ya Sin Ayat 75

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ نَصْرَهُمْۙ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُّحْضَرُوْنَ ﴿٧٥

lā yastaṭī'ụna naṣrahum wa hum lahum jundum muḥḍarụn

Mereka (sesembahan) itu tidak dapat menolong mereka; padahal mereka itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Ya Sin Ayat: 75
Allahﷻ berfirman:

لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ نَصْرَهُمْ
( Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka. ) (Ya Sin, 36:75)

Yakni sembahan-sembahan mereka yang selain Allah itu tidak dapat menolong mereka yang menyembahnya, bahkan berhala-berhala itu lebih lemah, lebih hina, lebih rendah, dan lebih kecil; bahkan untuk membela dirinya sendiri dari orang yang bertujuan jahat terhadap dirinya pun tidak mampu. Karena berhala-berhala itu benda mati, tidak dapat mendengar dan tidak dapat berpikir.

*******
Firman Allahﷻ:

وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُّحْضَرُوْنَ
( padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka. ) (Ya Sin, 36:75)

*Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah 'di hari penghisaban amal perbuatan, Allah bermaksud menghimpun semua berhala itu kelak di hari kiamat, semuanya dihadirkan saat dilakukan penghisaban terhadap para pengabdinya'. Yang sudah barang tentu hal tersebut dimaksudkan untuk memperberat kesedihan mereka dan merupakan bukti yang lebih akurat menunjukkan kesalahan mereka (yang menyembahnya).

*Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka. ) (Ya Sin, 36:75) Yakni sembahan-sembahan mereka itu tidak dapat membantu mereka. ( padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka. ) (Ya Sin, 36:75) Orang-orang musyrik semasa di dunia mereka marah demi berhala-berhala sesembahan mereka. Padahal berhala-berhala itu tidak dapat mendatangkan suatu kebaikan pun bagi mereka, tidak dapat pula menolak suatu keburukan pun dari mereka, karena sesungguhnya berhala-berhala itu adalah patung-patung belaka.

*Hal yang sama telah dikatakan oleh Al-Hasan Al-Basri; pendapat ini baik dan dipilih oleh Ibnu Jarir.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar