Tafsir Al-Qur'an Surah At-Taubah Ayat 77

Tafsir Al-Qur'an Surah At-Taubah Ayat 77

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ النَّارِ وَ مِنْ شَرِّ الْكُفَّارِ وَ مِنْ غَضَبِ الْجَبَّارِ الْعِزَّةُ للهِ وَ لِرَسُوْلِهِ وَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ


فَاَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِيْ قُلُوْبِهِمْ اِلٰى يَوْمِ يَلْقَوْنَهٗ بِمَآ اَخْلَفُوا اللّٰهَ مَا وَعَدُوْهُ وَبِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ ﴿٧٧

fa a'qabahum nifāqan fī qulụbihim ilā yaumi yalqaunahụ bimā akhlafullāha mā wa'adụhu wa bimā kānụ yakżibụn

Maka Allah menanamkan kemunafikan dalam hati mereka sampai pada waktu mereka menemui-Nya, karena mereka telah mengingkari janji yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah At-Taubah Ayat: 77
Firman Allahﷻ:

بِمَآ اَخْلَفُوا اللّٰهَ مَا وَعَدُوْهُ وَبِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ
( karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya. ) (At-Taubah, 9:77), hingga akhir ayat.

Artinya, Allah menimbulkan kemunafikan dalam hati mereka karena mereka telah mengingkari janjinya dan berdusta. Di dalam kitab Sahihain disebutkan sebuah hadis dari Rasulullahﷺ yang menyebutkan bahwa Rasulullahﷺ pernah bersabda:

اٰيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ اِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَاِذَا وَعَدَ اَخْلَفَ وَاِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
( Pertanda orang munafik itu ada tiga; apabila berbicara dusta, apabila berjanji ingkar, dan apabila dipercaya khianat. )

Hadis ini mempunyai banyak syahid (bukti) yang menguatkannya.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar