بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
قَالَ لَوْ اَنَّ لِيْ بِكُمْ قُوَّةً اَوْ اٰوِيْٓ اِلٰى رُكْنٍ شَدِيْدٍ ﴿٨٠﴾
qāla lau anna lī bikum quwwatan au āwī ilā ruknin syadīd
Dia (Lut) berkata, “Sekiranya aku mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan).”
Tafsir Surah Hud Ayat: 80
*Allahﷻ berfirman menceritakan perihal Nabi Lut, bahwa sesungguhnya Lut mengancam mereka melalui ucapannya yang disitir oleh firman Allahﷻ:
قَالَ لَوْ اَنَّ لِيْ بِكُمْ قُوَّةً
( Seandainya aku mempunyai kekuatan untuk menolak kalian. ) (Hud, 11:80), hingga akhir ayat.
Yakni niscaya aku akan menghajar kalian dan melakukan berbagai macam upaya untuk mencegah kalian dengan diriku sendiri dan keluargaku.
*Karena itulah di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan melalui jalur Muhammad ibnu Amr ibnu Alqamah, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah disebutkan bahwa Rasulullahﷺ pernah bersabda:
رَحْمَةُ اللّٰهِ عَلٰى لُوْطٍ لَقَدْ كَانَ يَأْوِيْ اِلٰى رُكْنٍ شَدِيْدٍ -يَعْنِيْ: اللّٰهَ عَزَّ وَجَلَّ- فَمَا بَعَثَ اللّٰهُ بَعْدَهٗ مِنْ نَبِيٍّ اِلَّا فِيْ ثَرْوَةٍ مِنْ قَوْمِهٖ
( "Rahmat Allah terlimpahkan kepada Lut, sesungguhnya dia telah berlindung di bawah naungan pilar yang kuat, yakni Allahﷻ Maka tidak sekali-kali Allah mengutus seorang nabi sesudahnya, melainkan berasal dari kalangan terhormat kaumnya. )