Tafsir Al-Qur'an Surah Hud Ayat 82

Tafsir Al-Qur'an Surah Hud Ayat 82

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


فَلَمَّا جَاۤءَ اَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَاَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِّنْ سِجِّيْلٍ مَّنْضُوْدٍ ﴿٨٢

fa lammā jā`a amrunā ja'alnā 'āliyahā sāfilahā wa amṭarnā 'alaihā ḥijāratam min sijjīlim manḍụd

Maka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkirbalikkannya negeri kaum Lut, dan Kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar,


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Hud Ayat: 82
Firman Allahﷻ:

فَلَمَّا جَاۤءَ اَمْرُنَا
( Maka tatkala datang azab Kami. ) (Hud, 11:82)

Hal itu terjadi di saat matahari terbit.

جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا
( Kami jadikan negeri kaum Lut yang bagian atasnya ke bawah (Kami balikkan). ) (Hud, 11:82)

*Yang dimaksud adalah kota Sodom, sama halnya dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya: ( lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya. ) (An-Najm, 53:54)

Artinya, Kami hujani kota itu dengan batu dari tanah liat. Lafaz SIJJĪL menurut bahasa Persia berarti 'batu dari tanah liat', menurut Ibnu Abbas dan lain-lainnya. Menurut sebagian ulama adalah dari batu dan tanah liat. Di dalam ayat yang lain disebutkan oleh firman-Nya:

حِجَارَةً مِّنْ طِيْنٍ
( batu-batu dari tanah yang (keras). ) (Adz-Dzariyat, 51:33)

Yakni yang telah mengeras jadi batu sehingga kuat. Sebagian ulama mengatakan tanah liat yang dibakar. Imam Bukhari mengatakan bahwa SIJJĪL artinya yang kuat lagi besar. Sijjīl dan sijjīn mempunyai makna yang sama. Tamim ibnu Muqbil mengatakan dalam salah satu bait syairnya:

وَرَجْلَةٍ يَضْربُون البَيْضَ ضَاحِيةٌ ... ضَرْبًا تواصَت بِهِ الْأَبْطَالُ سِجّينا
Dan mereka memukulkan pelana untanya ke pedang yang dibawanya dengan pukulan yang membuat pedang itu menjadi keras dan kuat serta pantas dipakai oleh para pendekar.

*******
Firman Allahﷻ:

مَنْضُوْدٍ
( dengan bertubi-tubi. ) (Hud, 11:82)

*Sebagian ulama mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah yang dibakar di langit, yakni yang disediakan khusus untuk itu. Ulama lainnya mengatakan, makna mandud ialah yang diturunkan secara bertubi-tubi kepada mereka.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar