Tafsir Al-Qur'an Surah Yunus Ayat 92

Tafsir Al-Qur'an Surah Yunus Ayat 92

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


فَالْيَوْمَ نُنَجِّيْكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُوْنَ لِمَنْ خَلْفَكَ اٰيَةً ۗوَاِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ النَّاسِ عَنْ اٰيٰتِنَا لَغٰفِلُوْنَ ﴿٩٢

fal-yauma nunajjīka bibadanika litakụna liman khalfaka āyah, wa inna kaṡīram minan-nāsi 'an āyātinā lagāfilụn

Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekuasaan) Kami.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Yunus Ayat: 92
Firman Allahﷻ:

فَالْيَوْمَ نُنَجِّيْكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُوْنَ لِمَنْ خَلْفَكَ اٰيَةً
( Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu. ) (Yunus, 10:92)

*Ibnu Abbas dan lain-lainnya dari kalangan ulama Salaf mengatakan bahwa sebagian kalangan Bani Israil merasa ragu dengan kematian Fir'aun. Maka Allahﷻ memerintahkan kepada laut agar mencampakkan tubuh Fir'aun secara utuh tanpa roh dengan memakai baju besinya yang terkenal itu ke daratan yang tinggi agar mereka dapat mengecek kebenaran atas kematiannya. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya: ( Maka pada hari ini Kami selamatkan kamu. ) (Yunus, 10:92) Maksudnya, Kami angkat kamu ke suatu dataran yang tinggi.

*Menurut Mujahid, maknanya ialah jasadnya; sedangkan menurut Al-Hasan adalah jasad tanpa roh. Menurut Abdullah ibnu Syaddad yaitu keadaan tubuh yang utuh, yakni tidak ada yang sobek, agar mereka mengecek dan mengenalnya. Menurut Abu Sakhr berikut dengan baju besinya. Semua pendapat ini tidak ada pertentangan satu sama lainnya, melainkan saling melengkapi, seperti keterangan di atas.

*******
Firman Allahﷻ:

لِتَكُوْنَ لِمَنْ خَلْفَكَ اٰيَةً
( supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu. ) (Yunus, 10:92)

Yakni agar kamu dapat menjadi bukti bagi kaum Bani Israil bahwa kamu telah mati dan binasa; dan bahwa Allah, Dialah Yang Mahakuasa yang semua jiwa makhluk hidup berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, dan tidak ada sesuatu pun yang dapat bertahan di hadapan kemurkaan-Nya.

*Sebagian ulama tafsir mengatakan bahwa firman-Nya: ( supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. ) (Yunus, 10:92) Yaitu tidak mau mengambil pelajaran dan peringatan darinya.

*Kebinasaan Fir'aun beserta kaumnya terjadi pada hari 'Asyura, seperti apa yang dikatakan oleh Imam Bukhari dalam riwayat hadisnya. Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Basysyar, telah menceritakan kepada kami Gundar, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Abu Bisyr, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa ketika Nabiﷺ tiba di Madinah, orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari 'Asyura. Maka Nabiﷺ bertanya, "Hari apakah sekarang yang kalian melakukan puasa padanya? Mereka menjawab, "Hari ini adalah hari kemenangan Musa atas Fir'aun. Maka Nabiﷺ bersabda kepada para sahabatnya: Kalian lebih berhak terhadap Musa daripada mereka, maka puasalah kalian pada hari ini.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar