بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ ﴿٩٦﴾
fa sabbiḥ bismi rabbikal-'aẓīm
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.
Tafsir Surah Al-Waqi’ah Ayat: 96
*Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Ayyub Al-Gafiqi, telah menceritakan kepadaku Iyas ibnu Amir, dari Uqbah ibnu Amir Al-Juhani yang mengatakan bahwa ketika diturunkan kepada Rasulullahﷺ ayat ini, yaitu firman-Nya: ( Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar. ) (Al-Waqi'ah, 56:96) Maka beliauﷺ bersabda: Jadikanlah bacaan tasbih ini dalam rukuk kalian. Dan ketika turun kepada beliauﷺ firman-Nya: ( Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi. ) (Al-A'la, 87:1) Maka beliauﷺ bersabda: Jadikanlah bacaan ini dalam sujud kalian.
*Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dan Imam Ibnu Majah melalui hadis Abdullah ibnul Mubarak, dari Musa ibnu Ayyub dengan sanad yang sama.
*Rauh ibnu Ubadah mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hajjaj As-Sawwaf dari Abuz Zubair, dari Jabir yang mengatakan bahwa Rasulullahﷺ telah bersabda:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهٖ غُرِسَتْ لَهٗ نَخْلَةٌ فِى الْجَنَّةِ
( Barang siapa yang mengucapkan, Mahasuci Allah Yang Mahabesar dan dengan memuji kepada-Nya, maka ditanamkan baginya sebuah pohon kurma di dalam surga. )
*Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi melalui hadis Rauh, dan Imam Nasa'i meriwayatkannya pula melalui hadis Hammad ibnu Salamah, dari hadis Abuz Zubair, dari Jabir, dari Nabiﷺ dengan lafaz yang sama. Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan garib, kami tidak mengenalnya melainkan melalui hadis Abuz Zubair.
*Imam Bukhari di dalam akhir kitabnya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Isykab, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Fudail, telah menceritakan kepada kami Imarah ibnul Qa'qa', dari Abu Dzar'ah, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullahﷺ telah bersabda:
كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِى الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ اِلَى الرَّحْمٰنِ: سُبْحَانَ اللّٰهِ وَبِحَمْدِهٖ سُبْحَانَ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ
( Ada dua kalimah yang ringan di mulut, berat dalam timbangan amal perbuatan, lagi disukai oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, yaitu: Mahasuci Allah dan dengan memuji kepada-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Besar. )