بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَاَعُوْذُ بِكَ رَبِّ اَنْ يَّحْضُرُوْنِ ﴿٩٨﴾
wa a'ụżu bika rabbi ay yaḥḍurụn
dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”
Tafsir Surah Al-Mu’minun Ayat: 98
Yaitu dalam sesuatu dari urusanku. Karena itulah Nabiﷺ memerintahkan agar selalu disebut nama Allah dalam permulaan semua urusan untuk mengusir setan, baik saat hendak makan, bersetubuh, menyembelih maupun urusan-urusan lainnya.
*Imam Abu Daud telah meriwayatkan bahwa Rasulullahﷺ pernah berkata dalam doanya:
اللهم اِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَرَمِ وَاَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَمِنَ الْغَرَقِ وَاَعُوْذُ بِكَ اَنْ يَتَخَبَّطَنِيَ الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ
( Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kepikunan, dan aku berlindung kepada Engkau dari keruntuhan dan tenggelam. Dan aku berlindung kepada Engkau agar terhindar dari rasukan (godaan) setan saat hendak mati. )
*Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yazid, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ishaq, dari Amr ibnu Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa dahulu Rasulullahﷺ mengajarkan kepada kami beberapa kalimat (doa) yang diucapkan di saat menjelang tidur:
بِسْمِ اللّٰهِ اَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللّٰهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهٖ وَعِقَابِهٖ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهٖ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَاَنْ يَحْضُرُوْنِ
( Dengan nama Allah, aku berlindung (kepada Allah) dengan (membaca) kalimah-kalimah-(Nya) yang sempurna dari muka Allah, siksaan-Nya dan dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dan dari bisikan-bisikan setan dan dari kedatangan mereka kepadaku. )
*Perawi mengatakan bahwa Abdullah ibnu Umar mengajarkan doa isti'azah tersebut kepada orang-orang yang telah balig dari anak-anaknya agar mereka mengucapkannya di kala menjelang tidur. Sedangkan anak-anaknya yang masih kecil dan masih belum dapat menghafalnya, maka Ibnu Amr menuliskan doa tersebut untuknya, lalu dikalungkan ke lehernya.
*Imam Abu Daud, Imam Turmuzi, dan Imam Nasa'i meriwayatkannya melalui hadis Muhammad ibnu Ishaq; Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan garib.