Hadits Sunan Tirmidzi

الرضاع

Kitab Penyusuan

ما جاء في المرأة تعتق ولها زوج
Wanita dimerdekakan dan masih punya suami

سنن الترمذي ١٠٧٤: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبَرَنَا جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ زَوْجُ بَرِيرَةَ عَبْدًا فَخَيَّرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاخْتَارَتْ نَفْسَهَا وَلَوْ كَانَ حُرًّا لَمْ يُخَيِّرْهَا

Sunan Tirmidzi 1074: Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr, telah mengabarkan kepada kami Jarir bin Abdul Hamid dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari Aisyah berkata: "Suami Barirah adalah seorang budak. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam memberi kesempatan Barirah untuk memilih (antara tetap menjadi budak dan istri Mughits atau merdeka). Dia tetap memilih merdeka. Andai suaminya seorang merdeka niscaya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menyuruhnya memilih."

Sunan Tirmidzi Nomer 1074