Hadits Sunan Tirmidzi

الأحكام عن رسول الله

Kitab Hukum-Hukum

ما جاء في العبد يكون بين الرجلين فيعتق أحدهما نصيبه
Budak yang dimiliki bersama, lantas satunya memerdekakan

سنن الترمذي ١٢٦٧: حَدَّثَنَا بِذَلِكَ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ نَصِيبًا لَهُ فِي عَبْدٍ فَكَانَ لَهُ مِنْ الْمَالِ مَا يَبْلُغُ ثَمَنَهُ فَهُوَ عَتِيقٌ مِنْ مَالِهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Sunan Tirmidzi 1267: Telah menceritakan hadits itu kepada kami Al Hasan bin Ali Al Khallal, telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq, telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari Salim dari ayahnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang memerdekakan bagian dirinya pada seorang budak, maka jika hartanya mencapai harga (tebusan) nya, ia (budak) merdeka karena hartanya." Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih.

Sunan Tirmidzi Nomer 1267