Hadits Sunan Tirmidzi

الأطعمة

Kitab Makanan

ما جاء في كراهية أكل المصبورة
Dimakruhkan menyantap hewan yang dijadikan sasaran lempar

سنن الترمذي ١٣٩٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى وَغَيْرُ وَاحِدٍ قَالُوا حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ وَهْبٍ أَبِي خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَتْنِي أُمُّ حَبِيبَةَ بِنْتُ الْعِرْبَاضِ وَهُوَ ابْنُ سَارِيَةَ عَنْ أَبِيهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ لُحُومِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السَّبُعِ وَعَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ وَعَنْ الْمُجَثَّمَةِ وَعَنْ الْخَلِيسَةِ وَأَنْ تُوطَأَ الْحَبَالَى حَتَّى يَضَعْنَ مَا فِي بُطُونِهِنَّ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى الْقُطَعِيُّ سُئِلَ أَبُو عَاصِمٍ عَنْ الْمُجَثَّمَةِ قَالَ أَنْ يُنْصَبَ الطَّيْرُ أَوْ الشَّيْءُ فَيُرْمَى وَسُئِلَ عَنْ الْخَلِيسَةِ فَقَالَ الذِّئْبُ أَوْ السَّبُعُ يُدْرِكُهُ الرَّجُلُ فَيَأْخُذُهُ مِنْهُ فَيَمُوتُ فِي يَدِهِ قَبْلَ أَنْ يُذَكِّيَهَا

Sunan Tirmidzi 1394: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya dan yang lainnya mereka berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Abu 'Ashim dari Wahb Abu Khalid ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Ummu Habibah bintu Al 'Irbadl, ia adalah Ibnu Sariyah dari ayahnya bahwa Pada hari Khaibar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang daging setiap binatang buas yang bertaring, setiap burung yang memiliki cakar, daging keledai jinak, hewan sebagai sasaran tembak dan hewan dari gigitan binatang buas. Beliau juga melarang menggauli wanita hamil hingga melahirkan apa yang ada diperutnya. Muhammad bin Yahya Al Qutha'i berkata: Abu 'Ashim ditanya tentang mujatstsamah, ia menjawab: Burung atau hewan yang dijadikan undian lalu dilempari (agar mati tidak disembelih). Ia juga ditanya tentang khalisah, ia menjawab: Seseorang yang mengambil binatang buruan yang ditangkap oleh srigala atau binatang pemburu lain, namun binatang buruan itu mati ditangannya sebelum sempat disembelih.

Sunan Tirmidzi Nomer 1394