Hadits Sunan Abu Dawud

الصوم

Kitab Puasa

في الكحل عند النوم للصائم
Orang yang berpuasa mengenakan celak ketika hendak tidur

سنن أبي داوود ٢٠٢٩: حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ ثَابِتٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ النُّعْمَانِ بْنِ مَعْبَدِ بْنِ هَوْذَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَمَرَ بِالْإِثْمِدِ الْمُرَوَّحِ عِنْدَ النَّوْمِ وَقَالَ لِيَتَّقِهِ الصَّائِمُ قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ لِي يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ هُوَ حَدِيثٌ مُنْكَرٌ يَعْنِي حَدِيثَ الْكُحْلِ

Sunan Abu Daud 2029: Telah menceritakan kepada kami An Nufaili, telah menceritakan kepada kami Ali bin Tsabit, telah menceritakan kepadaku Abdurrahman bin An Nu'man bin Ma'bad bin Haudzah dari ayahnya, dari kakeknya dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa Beliau memerintahkan untuk memakai Itsmid yang berminyak wangi ketika hendak tidur. Dan beliau berkata: "Dan orang yang berpuasa hendaknya menghindarinya." Abu Daud berkata: Yahya bin Ma'in telah mengatakan kepadaku: hadits tersebut adalah hadits munkar, yaitu hadits mengenai celak.

Sunan Abu Dawud Nomer 2029