Sunan Ad Darimi

ومن كتاب الفرائض

Kitab Faroidl

باب ميراث الغرقى
Warisan orang yang tenggelam

سنن الدارمي ٢٩١٧: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ كُلُّ قَوْمٍ مُتَوَارِثِينَ عَمِيَ مَوْتُهُمْ فِي هَدْمٍ أَوْ غَرَقٍ فَإِنَّهُمْ لَا يَتَوَارَثُونَ يَرِثُهُمْ الْأَحْيَاءُ

Sunan Ad Darimi 2917: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hassan telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Az Zinad dari ayahnya dari Kharijah bin Zaid dari Zaid bin Tsabit ia berkata; Setiap orang yang berhak mewarisi (dari harta) yang meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan atau tenggelam, maka mereka tidak dapat saling mewarisi. Tetapi ahli waris yang hidup dapat mewarisi mereka.

Sunan Ad Darimi Nomer 2917