مسند أحمد ٨٩٣٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ دَعَا بِهَا فِي أُمَّتِهِ فَيُسْتَجَابُ لَهُ وَإِنِّي أُرِيدُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ أَنْ أُؤَخِّرَ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لِأُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Musnad Ahmad 8935: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far berkata: telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Muhammad bin Ziyad berkata: aku mendengar Abu Hurairah menceritakan bahwa, Nabi Allah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap Nabi mempunyai doa yang digunakan untuk mendoakan umatnya, dan kemudian akan dikabulkan, dan sesungguh aku ingin mengakhirkan doaku sebagai syafa'at bagi umatku kelak di hari kiamat, jika Allah mengizinkan."
Musnad Ahmad Nomer 8935