مسند أحمد ٨٩٣٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمْ خَادِمُهُ بِطَعَامٍ فَإِنْ لَمْ يُجْلِسْهُ مَعَهُ فَلْيُنَاوِلْهُ أُكْلَةً أَوْ أُكْلَتَيْنِ أَوْ لُقْمَةً أَوْ لُقْمَتَيْنِ شُعْبَةُ شَكَّ فَإِنَّهُ وَلِيَ عِلَاجَهُ وَحَرَّهُ
Musnad Ahmad 8939: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far berkata: telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Muhammad bin Ziyad berkata: "Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Jika pembantu salah seorang dari kalian datang padanya dengan membawa makanan, jika ia tidak mengajaknya bersama, maka hendaklah ia mengambilkan untuknya satu atau dua porsi, -atau beliau mengatakan: - satu atau dua suap -Syu'bah masih ragu- karena dialah yang memasaknya merasakan panasnya."
Musnad Ahmad Nomer 8939