مسند أحمد ٩١٠٠: حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Musnad Ahmad 9100: Telah menceritakan kepada kami Hasan bin Musa telah menceritakan kepada kami Syaiban dari Yahya telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bahwa Abu Hurairah telah mengabarkan kepadanya, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa menegakkan (Ibadah) bulan ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni. Dan barangsiapa menegakkan (Ibadah) malam lailatul qodar karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni"
Musnad Ahmad Nomer 9100