مسند أحمد ٨٩٨٢: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ يَعْنِي ابْنَ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ وَكَانَ يَبْتَدِئُ حَدِيثَهُ بِأَنْ يَقُولَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبُو الْقَاسِمِ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Musnad Ahmad 8982: Telah menceritakan kepada kami 'Affan telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid -yaitu Ibnu Ziyad- berkata: telah menceritakan kepada kami 'Ashim bin Kulaib berkata: bapakku telah menceritakan kepadaku, ia berkata: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: dan ia selalu membuka perkataannya dengan mengatakan: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam Abul Qasim seorang jujur dan dipercaya bersabda: "Barangsiapa berkata atas namaku dengan sesuatu yang aku tidak mengatakannya, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di dalam neraka."
Musnad Ahmad Nomer 8982