مسند أحمد ٨٩٩٢: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ أَنَّهُ قَالَ كُنْتُ أَمْشِي مَعَ أَبِي فَاطَّلَعَ أَبِي فِي دَارِ قَوْمٍ فَرَأَى امْرَأَةً فَقَالَ أَمَا إِنَّهُمْ لَوْ فَقَئُوا عَيْنِي لَهُدِرَتْ ثُمَّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ اطَّلَعَ فِي دَارِ قَوْمٍ بِغَيْرِ إِذْنِهِمْ فَفَقَئُوا عَيْنَهُ هُدِرَتْ وَقَالَ عَفَّانُ مَرَّةً عَيْنٌ
Musnad Ahmad 8992: Telah menceritakan kepada kami 'Affan telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Suhail bin Abu Shalih bahwasanya ia berkata: Aku berjalan dengan bapakku, lalu bapakku memperhatikan sebuah rumah dan melihat di dalamnya ada seorang wanita, lalu bapakku berkata: Sekiranya mereka mencongkel mataku sungguh sia-sialah (mataku). Kemudian ia berkata: telah menceritakan kepadaku Abu Hurairah, bahwasanya ia telah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengamat-amati rumah suatu kaum tanpa seizin mereka kemudian mereka mencongkel matanya, maka sia-sialah (matanya)." 'Affan dalam satu riwayat menyebutkan: "Mata."
Musnad Ahmad Nomer 8992