Hadits Shahih Bukhari

البيوع

Kitab Jual Beli

النهي عن تلقي الركبان وأن بيعه مردود
Larangan untuk menghadang kafilah dagang (sebelum sampai pasar),

صحيح البخاري ٢٠١٨: حَدَّثَنِي عَيَّاشُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا مَا مَعْنَى قَوْلِهِ لَا يَبِيعَنَّ حَاضِرٌ لِبَادٍ فَقَالَ لَا يَكُنْ لَهُ سِمْسَارًا

Shahih Bukhari 2018: Telah menceritakan kepada kami 'Ayyasy bin Al Walid telah menceritakan kepada kami 'Abdul A'laa telah menceritakan kepada kami Ma'mar dari Ibnu Thawus dari Bapaknya berkata: Aku bertanya kepada Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma: Apa arti sabda Beliau "Janganlah sekali-kali orang kota menjual kepada orang desa". Dia menjawab: "Janganlah seseorang jadi perantara (broker, calo) bagi orang kota."

Shahih Bukhari Nomer 2018