سنن الدارقطني ٣٠: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أنا مَعْمَرٌ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَنَسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " لَمَّا رُفِعْتُ إِلَى سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى فِي السَّمَاءِ السَّابِعَةِ نَبْقُهَا مِثْلُ قِلَالِ هَجَرَ , وَوَرَقُهَا مِثْلُ آذَانِ الْفِيَلَةِ , يَخْرُجُ مِنْ سَاقِهَا نَهْرَانِ ظَاهِرَانِ وَنَهْرَانِ بَاطِنَانِ قُلْتُ: يَا جِبْرِيلُ مَا هَذَا؟ قَالَ: أَمَّا الْبَاطِنَانِ فَفِي الْجَنَّةِ وَأَمَّا الظَّاهِرَانِ فَالنِّيلُ وَالْفُرَاتُ "
Sunan Daruquthni 30: Abu Bakar An Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami dari Qatadah, dari Anas, bahwa Nabi SAW bersabda, "Ketika aku diangkat ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh, pangkalnya seperti guci Hajar, dedaunannya seperti telinga-telinga gajah, dari betisnya keluar dua sungai yang lahir dan dua sungai yang batin. Lalu aku bertanya, 'Wahai Jibril, apa ini?' Jibril menjawab, 'Dua yang batin itu berada di surga, sedangkan dua yang lahir itu adalah Nil dan Efraf."
Sunan Daruquthmi Nomer 30