Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ حُكْمِ الْمَاءِ إِذَا لَاقَتْهُ النَّجَاسَةُ
Hukum Air yang Terkena Najis

سنن الدارقطني ٣١: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ صَالِحٍ الْكُوفِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ هَارُونَ الْبَلَدِيُّ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْحَسَنِ الْحَرَّانِيُّ , نا أَيُّوبُ بْنُ خَالِدٍ الْحَرَّانِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُلْوَانَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَسَارَ لَيْلًا , فَمَرُّوا عَلَى رَجُلٍ جَالِسٍ عِنْدَ مُقْرَاةٍ لَهُ , فَقَالَ عُمَرُ: يَا صَاحِبُ الْمُقْرَاةِ أَوَلَغَتِ السِّبَاعُ اللَّيْلَةَ فِي مُقْرَاتِكَ , فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَا صَاحِبُ الْمُقْرَاةِ لَا تُخْبِرْهُ هَذَا مُتَكَلِّفٌ لَهَا مَا حَمَلَتْ فِي بُطُونِهَا وَلَنَا مَا بَقِيَ شَرَابٌ وَطَهُورٌ»

Sunan Daruquthni 31: Al Hasan bin Ahmad bin Shalih Al Kufi menceritakan kepada kami, Ali bin Al Hasan bin Harun Al Baladi mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Al Hasan Al Harrani mengabarkan kepada kami, Ayyub bin Khalid Al Harrani mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ulwan mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar, ia menuturkan, "Rasulullah SAW berangkat pada malam hari dalam salah satu perjalanannya. Lalu mereka (rombongan beliau) melewati seorang laki-laki yang tengah duduk di pinggir kolamnya, lalu Umar berkata, 'Wahai pemilik kolam! Apakah ada binatang buas yang biasa minum di kolammu pada malam hari?' Lalu Nabi SAW berkata kepada si pemilik kolam itu, 'Janganlah engkau memberitahunya. Orang ini mengada-ada (memberatkan diri). Ini menjadi milik binatang yang telah memasukkannya ke dalam perutnya, sedangkan bagi kita merupakan minuman dan sarana bersuci.”

Sunan Daruquthmi Nomer 31