سنن الدارقطني ١٤٠: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , نا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ , أنا خَارِجَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , نا سَالِمٌ أَبُو النُّعْمَانِ , حَدَّثَتْنِي مَوْلَاتِي خَوْلَةُ بِنْتُ قَيْسٍ «أَنَّهَا كَانَتْ تَخْتَلِفُ يَدُهَا وَيَدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي إِنَاءٍ وَاحِدٍ تَتَوَضَّأُ هِيَ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»
Sunan Daruquthni 140: Al Husain bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Abu Hisyam Ar-Rifa'i mengabarkan kepada kami, Zaid bin Hubab mengabarkan kepada kami, Kharijah bin Abdullah mengabarkan kepada kami, Salim Abu An-Nu'man mengabarkan kepada kami, Maulaku (majikanku), yakni Khaulah binti Qais menceritakan kepadaku, bahwa Tangannya pernah saling bersilangan dengan tangan Rasulullah SAW dalam satu bejana, ia dan Nabi SAW sama-sama berwudlu.
Sunan Daruquthmi Nomer 140