سنن الدارقطني ١٦٢٠: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّبَّاحُ , ثنا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , قَالَ: كَانَ ابْنُ عُمَرَ «يُصَلِّي عَلَى رَاحِلَتِهِ تَطَوُّعًا فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يُوتِرَ نَزَلَ فَأَوْتَرَ عَلَى الْأَرْضِ» , قَالَ: وَقَالَ نَافِعٌ: كَانَ ابْنُ عُمَرَ «رُبَّمَا أَوْتَرَ عَلَى رَاحِلَتِهِ وَرُبَّمَا نَزَلَ»
Sunan Daruquthni 1620: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Muhammad Ash-Shabbah menceritakan kepada kami, Isma'il bin Ulayyah menceritakan kepada kami, dari Ayyub, dari Sa'id bin Jubair. dia berkata, "Ibnu Umar pernah mengerjakan shalat sunnah di atas kendaraannya. Ketika dia hendak mengerjakan Witir, dia mengerjakannya di atas tanah." Perawi mengatakan: Nafi' berkata, "Ibnu Umar kemungkinan mengerjakan di atas kendaraannya dan kemungkinan turun."
Sunan Daruquthmi Nomer 1620