سنن الدارقطني ١٨٤٧: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي دَاوُدَ , ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ , ثنا يُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ الْأَخْنَسِ , عَنْ أَبِي غَطَفَانَ الْمُرِّيِّ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «التَّسْبِيحُ لِلرِّجَالِ , وَالتَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ , وَمَنْ أَشَارَ فِي صَلَاتِهِ إِشَارَةً تُفْهَمْ عَنْهُ فَلْيُعِدْهَا»
Sunan Daruquthni 1847: Ibnu Abu Daud menceritakan kepada kami, Abdullah bin Sa'id menceritakan kepada kami, Yunus bin Bukair menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Ishak, dari Ya'qub bin Utbah bin Al Mughirah bin Al Akhnas, dari Abu Ghathafan Al Murri, dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Tasbih itu untuk laki-laki dan tepuk tangan itu untuk wanita, barangsiapa memberi isyarat dalam shalat yang dapat dipahami, maka hendaklah ia mengulangi shalatnya."
Sunan Daruquthmi Nomer 1847