سنن الدارقطني ١٩٢٨: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا أَبُو الْأَزْهَرِ , ثنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , ثنا ابْنُ جُرَيْجٍ , قَالَ: سَأَلْتُ عَطَاءً عَنِ النَّفْرِ الْخُلَطَاءِ لَهُمْ أَرْبَعُونَ شَاةً , قَالَ: «عَلَيْهِمْ شَاةٌ» , ص:495 فَإِنْ كَانَتْ لِوَاحِدٍ تِسْعَةٌ وَثَلَاثُونَ وَلِلْآخَرِ شَاةٌ , قَالَ: «عَلَيْهِمَا شَاةٌ»
Sunan Daruquthni 1928: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abul Azhar menceritakan kepada kami, Abdurrazzak menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij menceritakan kepada kami, dia berkata. saya bertanya kepada Atha‘ tentang orang-orang yang mencampur hewan-hewan mereka yang memiliki empat puluh ekor kambing. dia menjawab, "Mereka wajib mengeluarkan (zakat) satu ekor kambing. jika salah seorang memiliki tiga puluh sembilan kambing, sedang yang lain memiliki satu kambing." Dia mengatakan, "Keduanya harus mengeluarkan (zakat) satu ekor kambing."
Sunan Daruquthmi Nomer 1928