Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصِّيَامِ

Kitab Puasa

بَابُ
Bab

سنن الدارقطني ٢٢٠٨: حَدَّثَنَا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , ثنا بُنْدَارٌ , ثنا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى , ثنا أَبُو يُونُسَ الْقُشَيْرِيُّ , عَنْ سِمَاكٍ , عَنْ أَبِي صَالِحٍ , عَنْ أُمِّ هَانِئٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ: «الصَّائِمُ الْمُتَطَوِّعُ أَمِينُ أَوْ أَمِيرُ نَفْسِهِ إِنْ شَاءَ صَامَ وَإِنْ شَاءَ أَفْطَرَ». اخْتُلِفَ عَنْ سِمَاكٍ فِيهِ , وَإِنَّمَا سَمِعَهُ سِمَاكٌ مِنِ ابْنِ أُمِّ هَانِئٍ , عَنْ أَبِي صَالِحٍ , عَنْ أُمِّ هَانِئٍ , وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Sunan Daruquthni 2208: Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Shafwan bin Isa menceritakan kepada kami, Abu Yunus Al Qusairi menceritakan kepada kami, dari Simak, dari Abu Shalih, dari Ummu Hani‘ Bahwa Nabi SAW bersabda, "Orang yang berpuasa sunah itu adalah penjaga atau pemimpin dirinya. Jika ia menghendaki ,maka boleh berpuasa dan jika ia menghendaki, maka boleh berbuka." Masih diperselisihkan riwayat dari Simak, hanya saja Simak mendengarnya dari Ibnu Ummu Hani", dari Abu Shalih dari Ummu Hani', wallahu a'lam.

Sunan Daruquthmi Nomer 2208