سنن الدارقطني ٢٢٤٢: حَدَّثَنَا الْقَاضِي أَحْمَدُ بْنُ كَامِلٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ سَعْدِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْعَوْفِيُّ , ثنا أَبِي , ثنا يَحْيَى بْنُ الْعَلَاءِ الرَّازِيُّ , عَنْ يَاسِينَ بْنِ مُعَاذٍ الزَّيَّاتِ , عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُحَمَّدٍ الْعِجْلِيِّ , عَنِ ابْنٍ لِأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: احْتَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ مَضَتْ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ بَعْدَمَا قَالَ: «أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ». هَذَا إِسْنَادٌ ضَعِيفٌ , وَاخْتُلِفَ عَنْ يَاسِينَ الزَّيَّاتِ وَهُوَ ضَعِيفٌ
Sunan Daruquthni 2242: Al Qadhi Ahmad bin Kamil menceritakan kepada kami, Muhammad bin Sa'd bin Muhammad Al Auqi menceritakan kepada kami, bapakku menceritakan kepada kami. Yahya bin Al Alia" Ar-Razi menceritakan kepada kami, dari Yasin bin Mu'adz Az-Zayyat, dari Ayyub bin Muhammad Al Ajali, dari salah seorang anaknya Anas bin Malik, dari bapaknya, dia berkata, "Rasulullah SAW berbekam pada tanggal tujuh belas Ramadhan setelah beliau bersabda, "Orang yang membekam dan orang yang dibekam telah berbuka." Hadits ini sanadnya dha'if dan masih diperselisihkan riwayat dari Yasin Az-Zayyat, dia itu dha'if.
Sunan Daruquthmi Nomer 2242