سنن الدارقطني ٢٧٤٥: ثنا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى , قَالَ: سَمِعْتُ سُفْيَانَ , يَقُولُ: سَمِعَ عَمْرٌو , سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ يُخْبِرُ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ سَمِعَهُ , يَقُولُ: كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَخَرَّ رَجُلٌ عَنْ بَعِيرِهِ فَمَاتَ وَهُوَ مُحْرِمٌ , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اغْسِلُوهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَادْفِنُوهُ فِي ثَوْبَيْهِ وَلَا تُخَمِّرُوا رَأْسَهُ , فَإِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلَبِّيًا»
Sunan Daruquthni 2745: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami. Yunus bin Abdul A'la memberitakan kepada kami. dia berkata. Saya mendengar Sui'yan mengatakan. Amru mendengar Sa'id bin Jubair mengabarkan dari Ibnu Abbas, dia mendengar Ibnu Abbas berkata. kami pernah bersama Nabi SAW dalam suatu perjalanan. lalu ada seseorang jatuh tersungkur dari untanya. lalu meninggal dunia padahal dia sedang berihram, maka Nabi SAW bersabda. "Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara, kafanilah dengan dua pakaiannya dan jangan kalian tutup kepalanya, karena Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan bertalbiyah."
Sunan Daruquthmi Nomer 2745