سنن الدارقطني ٣٦٨٢: نا ابْنُ غَيْلَانَ , نا أَبُو هِشَامٍ , نا أَبُو أُسَامَةَ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ شُرَيْحٍ , قَالَ: «هُوَ الزَّوْجُ إِنْ شَاءَ أَتَمَّ لَهَا الصَّدَاقَ». وَكَذَلِكَ قَالَ نَافِعُ بْنُ جُبَيْرٍ , وَمُحَمَّدُ بْنُ كَعْبٍ , وَطَاوُسٌ , وَمُجَاهِدٌ , وَالشَّعْبِيُّ , وَسَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ , وَقَالَ إِبْرَاهِيمُ , وَعَلْقَمَةُ , وَالْحَسَنُ: «هُوَ الْوَلِيُّ»
Sunan Daruquthni 3682: Ibnu Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Hisyam menceritakan kepada kami, Abu Salamah menceritakan kepada kami dari Ismail, dari Asy-Sya'b, dari Syuraih, dia berkata, "Ia adalah suami. Jika si suami itu mau ia bisa membayar mahar secara penuh." Demikian pula pendapat Nafi' bin Jubair, Muhammad bin Ka'b, Thawus, Mujahid, AsySya'bi, dan Sa'id bin Jubair. Sedangkan Ibrahim dan Alqamah mengatakan bahwa ia adalah wali.
Sunan Daruquthmi Nomer 3682