Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ النِّكَاحِ

Kitab Nikah

بَابُ الْمَهْرِ
Mahar

سنن الدارقطني ٣٥٧٣: نا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زُرَارَةَ الرَّقِّيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ الْمَدَائِنِيُّ , نا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي الْحَسَنِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُغَفَّلِ , قَالَ: تَزَوَّجَ رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ امْرَأَةً فِي مَرَضِهِ , فَقَالُوا: لَا يَجُوزُ وَهَذِهِ مِنَ الثُّلُثِ , فَرُفِعَ ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: «النِّكَاحُ جَائِزٌ وَلَا يَكُونُ مِنَ الثُّلُثِ»

Sunan Daruquthni 3573: Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur menceritakan kepada kami, Ismail bin Abdullah bin Zurarah Ar-Raqqi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Hasan Al Mada'ini menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Abu Al Hasan menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Al Mughaffal, dia berkata: Ada seorang pria dari kalangan Anshar menikahi seorang wanita, padahal pria itu sedang sakit. Orang-orang kemudian berkata, "Ini termasuk sepertiga." Kasus itu kemudian dibawa kepada Nabi SAW dan beliau bersabda, "Nikahnya boleh dan itu tidak termasuk sepertiga.

Sunan Daruquthmi Nomer 3573