سنن الدارقطني ٣٨١٤: نا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ شَاذَانَ , نا مُعَلَّى , ص:493 نا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ , عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ أَبِي فَرْوَةَ , عَنْ بُكَيْرِ بْنِ الْأَشَجِّ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ , عَنْ سَلَمَةَ بْنِ صَخْرٍ , أَنَّهُ ظَاهَرَ فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ وَقَعَ بِامْرَأَتِهِ قَبْلَ أَنْ يُكَفِّرَ , فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَأَمَرَهُ «أَنْ يُكَفِّرَ تَكْفِيرًا وَاحِدًا»
Sunan Daruquthni 3814: Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Syadzan menceritakan kepada kami, Mu'alla menceritakan kepada kami, Yahya bin Hamzah menceritakan kepada kami dari Ishaq bin Abu Farwah, dari Bukair bin Al Asyajj, dari Sulaiman bin Yasar, dari Salamah bin Shakhar bahwa ia pernah men-zhihar di zaman Nabi SAW lalu ia menyetubuhi istrinya sebelum membayar kafarat. Ia kemudian melaporkan hal itu kepada Nabi SAW dan beliau pun menyuruhnya membayar kafarat cukup satu kali.
Sunan Daruquthmi Nomer 3814