سنن الدارقطني ٣٧٤٣: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا إِسْحَاقُ بْنُ بُهْلُولٍ , قَالَ: قِيلَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَوَّادٍ: يُزَوِّجُ الرَّجُلُ كَرِيمَتَهُ مِنْ ذِي الدِّينِ إِذَا لَمْ يَكُنْ فِي الْحَسَبِ مِثْلُهُ؟ , قَالَ: حَدَّثَنِي مِسْعَرٌ , عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ , قَالَ: قَالَ عُمَرُ: «لَأَمْنَعَنَّ تَزَوُّجَ ذَاتِ الْأَحْسَابِ إِلَّا مِنَ الْأَكْفَاءِ»
Sunan Daruquthni 3743: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Abu Rawwad pernah ditanya, "Ada seseorang yang menikahkan saudara perempuannya dengan lelaki yang bagus agamanya tapi bukan dari kedudukan yang sama." Maka ia menjawab: Mus'ir menceritakan kepadaku, dari Sa'd bin Ibrahim, dari Ibrahim bin Muhammad bin Thalhah, dia berkata: Umar berkata, "Sungguh aku akan melarang wanita yang berasal dari keturunan terpandang menikah, kecuali bila dengan pria yang sederajat."
Sunan Daruquthmi Nomer 3743