سنن الدارقطني ٣٦٠٨: نا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْقُوهُسْتَانِيُّ , نا يَعْقُوبُ بْنُ كَاسِبٍ , نا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ عُثْمَانَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: لَا أَعْلَمُهُ إِلَّا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «لَا يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلَا يُنْكِحُ وَلَا يَخْطُبُ وَلَا يَخْطُبُ عَلَى غَيْرِهِ»
Sunan Daruquthni 3608: Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Ibrahim Al Qarmasnati menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Kasib menceritakan kepada kami, Al Mughirah bin Abdurrahman menceritakan kepada kami dari Adh-Dhahhak bin Utsman, dari Nafi' dari Ibnu Umar, dia berkata: Aku tidak mengetahui (ungkapan) ini kecuali dari Nabi SAW, "Orang yang sedang berihram tidak boleh menikah, dinikahkan, dilamar, dan melamar untuk orang lain.
Sunan Daruquthmi Nomer 3608