سنن الدارقطني ٤٨٥: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ الْحُنَيْنِيُّ , نا جَنْدَلُ بْنُ وَالْقٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو , عَنْ غَالِبٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «رُبَّمَا قَبَّلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ يُصَلِّي وَلَا يَتَوَضَّأُ». غَالِبٌ هُوَ ابْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ مَتْرُوكٌ
Sunan Daruquthni 485: Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Husain Al Hunaini mengabarkan kepada kami, Jandal bin Waliq mengabarkan kepada kami, Ubaidullah bin Amr menceritakan kepada kami, dari Ghalib, dari Atha‘ dari Aisyah, ia mengatakan, "Rasanya Rasulullah SAW menciumku, lalu shalat dan tidak berwudhu lagi." Ghalib adalah Ibnu Ubaidullah, ia matruk (haditsnya ditinggalkan).
Sunan Daruquthmi Nomer 485