Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
Hadits-Hadits Tentang Tertawa dalam Shalat dan Cacatnya

سنن الدارقطني ٦٥٨: حَدَّثَنَا الْقَاضِي أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , حَدَّثَنِي أَبِي مُنَاوِلَةَ , عَنِ الْمُسَيِّبِ بْنِ شَرِيكٍ , ح وَحَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ الْبُهْلُولِ , نا جَدِّي , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَيْسَ عَلَى مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ إِعَادَةُ وُضُوءٍ , إِنَّمَا كَانَ ذَلِكَ لَهُمْ حِينَ ضَحِكُوا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»

Sunan Daruquthni 658: Al Qadhi Ahmad bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku secara munawalah*, dari Al Musayyab bin Syarik , Yusuf bin Ya'qub-bin Ishaq bin Al Buhlul menceritakan kepada kami, kakekku mengabarkan kepada kami, Al Musayyab bin Syarik mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Orang yang tertawa di dalam shalat tidak harus mengulangi wudhu. Hal itu pernah terjadi pada mereka ketika tertawa di belakang Rasulullah SAW."**

Sunan Daruquthmi Nomer 658