Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الطَّهَارَةِ

Kitab Thaharah (Bersuci)

بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
Hadits-Hadits Tentang Tertawa dalam Shalat dan Cacatnya

سنن الدارقطني ٦٥١: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو هِشَامٍ , نا وَكِيعٌ , نا سُفْيَانُ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَا يَقْطَعُ التَّبَسُّمُ الصَّلَاةَ حَتَّى يُقَرْقِرَ». رَفَعَهُ ثَابِتُ بْنُ مُحَمَّدٍ , عَنْ سُفْيَانَ

Sunan Daruquthni 651: Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Hisyam mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, ia mengatakan, "Tersenyum tidak memutuskan shalat hingga terbahak-bahak." Tsabit bin Muhamamad memarfukannya dari Sufyan.

Sunan Daruquthmi Nomer 651