سنن الدارقطني ٧٢٠: قُرِئَ عَلَى أَبِي الْقَاسِمِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَأَنَا أَسْمَعُ: حَدَّثَكُمُ الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى , نا هِقْلُ بْنُ زِيَادٍ , عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ , قَالَ: قَالَ عَطَاءٌ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ: إِنَّ رَجُلًا أَصَابَتْهُ جِرَاحَةٌ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَصَابَتْهُ جَنَابَةٌ فَاسْتَفْتَى , فَأُفْتِيَ بِالْغُسْلِ , فَاغْتَسَلَ فَمَاتَ , فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: «قَتَلُوهُ قَتَلَهُمُ اللَّهُ , أَلَمْ يَكُنْ شِفَاءُ الْعِيِّ السُّؤَالُ؟». قَالَ عَطَاءٌ: فَبَلَغَنِي أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ ذَلِكَ بَعْدُ , فَقَالَ: «لَوْ غَسَلَ جَسَدَهُ وَتَرَكَ رَأْسَهُ حَيْثُ أَصَابَتْهُ الْجِرَاحُ أَجْزَاءَهُ».
Sunan Daruquthni 720: Dibacakan kepada Abu Al Qasim Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz dan aku mendengarkan, Al Hakam bin Musa menceritakan kepada kalian, Hiql bin Ziyad mengabarkan kepada kami, dari Al Auza'i, ia mengatakan: Atha' berkata, dari Ibnu Abbas: "Bahwa seorang laki-laki memiliki luka pada masa Rasulullah SAW, lalu ia mengalami junub, lalu ia bertanya dan dijawab bahwa ia harus mandi, maka ia pun mandi tapi lalu ia meninggal. Kemudian hal itu sampai kepada Nabi SAW, maka beliau pun bersabda, 'Mereka telah membunuhnya, semoga Allah membunuh mareka. Bukankah obat (penawar) kebodohan adalah bertanya?" Atha' mengatakan, "Telah sampai kepadaku, bahwa Nabi SAW ditanya tentang itu, lalu beliau bersabda, 'Seandainya ia membasuh tubuhnya dan melewatkan kepalanya yang terluka itu, maka itu sudah cukup"'."
Sunan Daruquthmi Nomer 720